It Ain’t Much, but I’m proud of It

Updated: Sep 18

Let’s face it. It’s not the greatest country in the world. Meski begitu, tetap ada hal-hal menarik tentang Indonesia yang bisa selalu kita banggakan dan pamerkan ketika sedang ngobrol-ngobrol dengan teman-teman dari negara lain.


Ketika ngomong soal yang dibanggakan dari Indonesia, kita selalu mulai dengan makanan dan budayanya. Bagaimana tidak? Berdasarkan daftar 50 makanan terenak di dunia oleh CNN(1), rendang dan nasi goreng menempati peringkat 1 dan 2, mengalahkan pad thai dari Thailand, sushi, dan bahkan ramen yang berasal dari Negeri Matahari dan sangat tersohor. Saking bangganya, perdebatan dengan negara tetangga dalam memperebutkan gelar “Tuan Rumah Rendang” pun sering terjadi.


Tidak hanya rendang. Batik dan wayang yang sudah melekat dengan budaya Indonesia juga sempat didebatkan sebagai budaya asal Malaysia. Hal tersebut terjadi karena adanya kemiripan budaya dari kedua negara apalagi mengingat letak geografis keduanya yang saling bersisian. Pada akhirnya, hanya pembuktian secara historis yang bisa mengungkap kebenarannya. Namun, kita juga harus mengingat bahwa faktanya budaya-budaya tersebut sudah melekat dengan kuat di dalam identitas budaya masing-masing. Daripada terus-menerus mempermasalahkan milik Indonesia atau Malaysia, lebih baik kita sama-sama menikmati dari masing-masing sisi, melihat bagaimana budaya batik yang kita kenali di Indonesia selama ini mungkin saja sudah berasimilasi dengan budaya Malaysia.


Sumber: Good News From Indonesia


Auguste Soesastro, salah satu fashion designer ternama Indonesia dan juga sosok di balik Kraton, menjelaskan perbedaan mendasar antara batik Indonesia dan batik Malaysia. “Batik itu kan proses, bukan motif atau seperti yang kita lihat sudah jadi kain batik itu. Batik itu proses pembuatan corak atau motif di selembar kain putih dengan menggunakan canting. Itu batik,” jelas Auguste pada Mediajurnal.com.(2) Ia juga menyimpulkan bahwa negara lain bisa saja mengadopsi kebudayaan batik ini, tapi motif yang ada pada kain batik merupakan manifestasi dari daerah setempat dengan kebudayaan yang telah mengakar kuat di dalamnya. Motif-motif inilah yang membuat masing-masing produk batik itu unik dan penuh karakteristik.


Tidak ada habisnya jika kita terus membahas warisan budaya yang bersinggungan dengan negara tetangga. Lebih baik kita membahas tentang hal-hal dari Indonesia yang membanggakan. Contohnya seperti Rich Brian, musisi muda asal Jakarta yang diidolakan orang-orang.


Berawal dari membuat video-video bite-size di media sosial Vine, lalu kemudian membuat video musik yang berjudul Dat $tick, nama Brian semakin luas dikenal dunia. Kariernya di bidang musik juga semakin melejit sejak ia bergabung dengan 88rising. Ia juga menyelipkan identitasnya sebagai orang Indonesia di dalam karya-karyanya, seperti 100 Degrees, Kids, dan banyak lagi. Tapi, apakah seorang seniman harus selalu membawakan nilai-nilai keindonesiaan dalam karyanya untuk merepresentasikan Indonesia?


Sumber: Antara Papua


Dalam bincang-bincangnya di Catatan Najwa, Brian mengatakan, “Menurut aku, caranya merepresentasikan negara atau ethnicity atau apa pun itu enggak perlu dengan cara yang jelas banget, kayak selalu bilang, ‘I’m from Indonesia. I’m Asian’. The best way to represent is just to be the best at your job. Yang penting ngasih 100% dalam semua yang lo lakuin.” Ia tidak merasa harus terus-terusan mengumbar identitasnya sebagai orang Indonesia, karena orang-orang sudah tahu akan fakta tersebut. “The key to be a good artist is to be as honest as possible,” lanjut Brian dalam percakapan tersebut.(3)


I couldn’t agree more with that.


Nilai-nilai yang Brian pegang, baik sebagai seorang seniman maupun sebagai individu, terlihat kuat dan matang.


Ada banyak cara untuk melihat kebanggaan kita terhadap Indonesia. Ada banyak sosok yang juga bisa menambah kebanggaan tersebut. Belum lagi beragam hal di luar sana yang berlabel Indonesia pantas membuat kita semakin berbangga hati. Semua tergantung dari perspektif kita melihatnya.


Apakah kamu juga bangga akan hal-hal yang disebutkan di tulisan ini? Atau adakah hal lain tentang Indonesia yang patut dibanggakan? - HL



(1) ‘Your pick: World's 50 best foods’, CNN Travel <https://edition.cnn.com/travel/article/world-best-foods-readers-choice/index.html> [8 September 2020].

(2) ‘Inilah Perbedaan Antara Batik Asli Indonesia dengan Batik dari Malaysia’, Mediajurnal.com <https://www.mediajurnal.com/inilah-perbedaan-antara-batik-asli-indonesia-dengan-batik-dari-malaysia-1080/> [8 September 2020].

(3) ‘Ngobrol Bareng Rich Brian: Bahasa Indonesia? Fasih! | Catatan Najwa’, Youtube.com, diunggah oleh Najwa Shihab <https://www.youtube.com/watch?v=pqJsWc5VQ-4> [9 September 2020].


5 views
  • Facebook Simpul Group
  • Instagram @simpul.group

collaborate@simpul-group.com​

Jakarta, Indonesia

© 2019 by Simpul Group